2 Tanggapan

  1. Assalamu alaikum pak Prof
    Bercermin pada gerhana matahari 9 Maret 2016, dan nanti 1 September 2016, saya punya pemikiran, bahwa pada saat terjadi gerhana matahari itu (dalam penanggalan hijriyah, berlangsung pada tgl 29), yaitu pada saat matahari, bulan dan bumi sejajar, ada lokasi, membujur dari kutub utara ke kutub selatan, yang mataharinya terbenam. Garis itu saya namakan Islamic Dateline.
    Menurut pikiran saya, tempat tempat yang ada di sebelah barat Islamic Dateline itu, dapat dipastikan (atau lebih tepat In sya Allah), akan melihat hilal, sehingga keesokan harinya penanggalan sudah masuk ke tanggal baru. Sedangkan di belakang garis Islamic Dateline tidak akan melihat hilal, sehingga penanggalannya digenapkan menjadi 30 hari.
    Islamic Dateline ini sebenarnya mirip dengan International dateline. Bedanya, International dateline lokasinya konstan, di lautan fasifik, sedang Islamic dateline berubah ubah. Kalau 9 Maret 2016 berada di benua Amerika, maka nanti 1 September 2016 berada di Papua Nugini membujur dari utara ke selatan.
    Islamic dateline sebenarnya tidak perlu harus terjadi saat gerhana matahari, tapi kapan saja, asal, waktunya adalah tanggal 29 menurut penanggalan Hijriyah.
    Berdasarkan Islamic Dateline 9 Maret 2016 dan 1 September 2016, maka perkiraan saya, Islamic Dateline pada 29 Sya’ban 1437 H berada di lautan fasifik, sehingga umat Islam Indonesia bisa melihat hilal pada tanggal 29 Sya’ban 1437 H/5 Juni 2016. Hal yang sama terjadi pada 29 Ramadhan, dan 29 Dzulqaidah 1437 H.
    Menurut perkiraan saya, melihat pergerakan Islamic Dateline yang bergerak terus ke barat, maka di tahun 2017, Islamic Dateline berada di sekitar lautan Hindia, sebelah barat Indonesia. Artinya, Puasa, dan lebaran di arab saudi, berbeda. Hilal bisa dilihat di Arab saudi berlangsung pada 29 Ramadhan 1438 H, sedangkan di Indonesia, pada tanggal itu tidak melihat hilal.
    perkiraan saya, kalau tahun 2016 idul fitri dan lebaran haji harinya sama antara indonesia dan arab saudi, maka untuk tahun 2017, harinya berbeda. Indonesia harus menggenapkan ke tanggal 30, sedangkan arab saudi, bisa tanggal 29.
    Pak Prof, sayangnya, latar belakang saya ilmu mesin dan metalurgi, terakhir saya Dr di bidang material, sehingga kurang layak untuk menyampaikan pemikiran ini. Itulah sebenarnya saya mengusulkan pemikiran ini pada bapak. Mudah mudahan bapak berkenan.
    Saya sedang membuat tulisan tentang hal ini, dengan seorang ustadz yang memahami ilmu falak dan saat ini menjadi mahasiswa program doktoral di UIN Lampung.
    Terimakasih sebelumnya.
    respons dari bapak sangat saya harapkan, karena saya ingin seluruh umat islam memahami fenomena alam ini dan penentuan tanggal hari hari besar islam bisa dilaksanakan dengan benar.
    wassalam

    Dr Ir Koswara

    Bila prof ingin membaca draft makalah saya tentang Islamic Dateline, akan saya kirimkan
    bapak bisa melihat negara negara yang mengalami matahari terbenam saat terjadi gerhana matahari di referensi ini
    1. http://www.timeanddate.com/eclipse/solar/2016-march-9
    2. http://www.timeanddate.com/eclipse/solar/2016-september-1

    • Islamic Date Line atau Lunar Date Line dibuat atas dasar kriteria yang disepakati. Posisi date line setiap bulan memang berubah, bergantung konfigurasi bulan-matahari-bumi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s