Sidang Itsbat Ramadhan 1435/2014 Menuju Definisi dan Kriteria Hilal yang Mempersatukan


T. Djamaluddin

LAPAN

Sidang itsbat awal Ramadhan 1435/2014 semoga menjadi tonggak sejarah sinergi Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mewujudkan persatuan ummat dalam penetapan awal Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, serta penyatuan kalender Islam.

Alhamdulillah, pada sidang itsbat 29 Sya’ban 1435/27 Juni 2014 yang bersifat tertutup tampak jelas semangat untuk menyatukan definisi dan kriteria hilal. Mengawali sesi tanggapan peserta sidang, saya menyampaikan bahwa karena belum disepakatinya kriteria maka kita menghadapi perbedaan awal Ramadhan saat ini dan nanti Idul Adha 1435 dan 1436 tahun depan. Selanjutnya sekitar 8 tahun ke depan kita akan mendapati keseragaman karena posisi bulan yang cukup tinggi pada hari ruk’yat. Saya mengusulkan agar upaya menuju kesepakatan kriteria seperti diamanatkan Fatwa MUI No. 2/2004 diintensifkan dalam waktu delapan tahun tersebut. Kriterianya bukan lagi Wujudul Hilal dan Imkan Rukyat 2 derajat, tetapi kriteria baru yang lebih astronomis.

Tidak ada perdebatan pada sidang itu, justru yang muncul adalah usulan-usulan konstruktif menuju persatuan. Prof. Dien Syamsuddin sebagai Ketua MUI dan Prof. Yunahar yang mewakili Muhammadiyah mendukung upaya penyatuan definisi dan kriteria hilal melalui pembahasan yang difasilitasi Kementerian Agama. Prof. Dien bahkan menyatakan tidak harus menunggu 8 tahun, kalau mungkin dalam empat bulan mendatang kita bisa bersepakat. Prof. Yunahar juga mengingatkan pertemuan 2007 antara PP Muhammadiyah dan PBNU yang difasilitasi Wapres saat itu, namun belum tuntas sampai merumuskan kriteria bersama. Hasil sidang itsbat ini akan segera ditindaklanjuti oleh Kementerian Agama dan MUI bersama pimpinan ormas Islam dan pakar astronomi.

Hal-hal yang terkait dengan usulan saya pada sidang itsbat tersebut bisa dibaca di blog saya:

https://tdjamaluddin.wordpress.com/2014/06/23/persatuan-ummat-akan-segera-terwujud-terbantu-posisi-bulan/

https://tdjamaluddin.wordpress.com/2014/05/24/silaturrahim-lapan-mui-mendorong-upaya-penyatuan-kriteria-awal-bulan-hijriyah/

https://tdjamaluddin.wordpress.com/2011/08/19/astronomi-memberi-solusi-penyatuan-ummat/

https://tdjamaluddin.wordpress.com/2012/01/20/tonggak-penyatuan-kalender-hijriyah-telah-dipancangkan-mari-kita-wujudkan/

https://tdjamaluddin.wordpress.com/2010/06/22/fatwa-mui-membuka-jalan-penyatuan-hari-raya/

 

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Reblogged this on Naneyan's Blog.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: