2011 in review


Statistik WordPress.com memberikan laporan tahunan 2011 tentang blog ini:

Here’s an excerpt:

The Louvre Museum has 8.5 million visitors per year. This blog was viewed about 180,000 times in 2011. If it were an exhibit at the Louvre Museum, it would take about 8 days for that many people to see it.

Blog ini mendapat sekitar 180.000 kunjungan selama 2011. Hari tersibuk adalah ketika terjadi heboh penentuan Idul Fitri pada 30 Agustsu 2011 dengan jumlah pengunjung hari itu: 23.942 dan menempatkan blog ini salah satu blog peringkat teratas di antara pengguna WordPress. Saya berharap blog ini memberikan pencerahan kepada banyak orang, walau mungkin menimbulkan kontroversi. Silakan berikan tanggapan pada hal substansinya agar diskusi akan mematangkan pemahaman kita. Tanggapan subjektif ketidaksetujuan saya biarkan terpampang di blog ini, kecuali beberapa yang terpaksa saya hapus karena menggunakan kata-kata yang tak layak menurut norma publik.”

Click di sini untuk melihat laporan lengkapnya.

5 Tanggapan

  1. selamat bapa terus berkarya, ditunggu karya selanjutnya,
    salam hangat
    ~Arip nurahman~

  2. Yg berkunjung tdk selalu yg respek. Bahkan saya termasuk yg sedih membaca tulisan seorang profesor dan sekaligus ulama yg bernada menghakimi, merasa paling pinter sendiri dan kata2nya sangat provokatif. Seharusnya semakin berilmu semakin bijak. Prof. Quraisy Shihab ketika ditanya soal anaknya yang tidak memakai jilbab, beliau menjawab dg sangat bijaksana. Imam Syafi’i sendiri mengatakan, apa2 yang salah dari aku jangan diikuti. Padahal kita tahu, Imam Syafi’i boleh dikata kemungkinan kecil salah dalam berpendapat. Tapi beliau sangat menyadari dan sangat arif. Rasulullah saw adalah tauladan kebijaksanaan, termasuk dlm soal puasa dan hari raya. Mengapa kita tidak meneladani beliau?

  3. Terlepas dari segala kekurangannya, saya termasuk orang yang memperoleh manfaat dari tulisan-tulisan Prof. Ditunggu suguhan berikutnya, tentunya dengan bahasa yang “bi alhikmah wa almau’idzah al hasanah”

  4. Terlepas dari segala kekurangannya, saya termasuk orang yang memperoleh manfaat dari tulisan-tulisan Prof. Ditunggu suguhan berikutnya, tentunya dengan bahasa yang “wa jâdilhum bi allatî hiya ahsan”

  5. Seperti halnya diriku saat ini, terkadang saya ingin keluar saja dari semua impian yang saya damba dambakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: