BINTANG-BINTANG BERMAKNA


Astronomi dan keluarga tak terpisahkan. Nama-nama astronomi saya lekatkan pada nama ketiga anak saya: Vega, Gingga, dan Venus. Nuansa Jepang saya tambahkan untuk mengenang masa menimba ilmu di Departemen Astronomi Universitas Kyoto. Nama Islami tidak dilupakan sebagai identitas Muslim. Nama adalah doa dan harapan, semoga Allah membimbing mereka menuju ridha-Nya.

VEGA merupakan salah satu dari segitiga musim panas. Di Jepang penampakan VEGA berkaitan dengan festival bintang (Tanabata Matsuri). Bintang VEGA adalah bintang standar  astronomi, paling baik diamati pada bulan Juli. VEGA ISMA ZAKIAH lahir di Kyoto, Jepang, 10 Juli 1992. Itulah nama sebagai doa semoga secemerlang bintang VEGA, rendah hati menyadari kekecilan dirinya bagai debu materi antarbintang (InterStellar Matter, ISMA) yang senantiasa menjaga kesucian (ZAKIAH) lahir dan batin.

GINGGA dalam bahasa Jepang berarti sungai perak atau galaksi Bimasakti, tempat ratusan milyar bintang. Pada bulan Juli, GINGGA tampak cemerlang di langit berdampingan dengan VEGA,  terbentang  di langit dari selatan ke utara. GINGGA ISMU MUTTAQIN lahir di Bandung, 7 Juli 1996. Itulah nama sebagai doa semoga, cemerlang seperti galaksi GINGGA, merendah menyadari dirinya kecil di tengah keluasan ruang antarbintang (InterStellar MediUm, ISMU), dan senantiasa menjaga ketaqwaan (MUTTAQIN).

VENUS, bintang Kejora, atau bintang timur adalah “bintang” (sesungguhnya planet) yang paling terang. Tampak cemerlang di ufuk barat saat maghrib atau di ufuk timur saat pagi. Shubuh Oktober 1999 VENUS tampak cemerlang di langit timur. VENUS HIKARU AISYAH lahir di Bandung, 13 Oktober 1999. Itulah nama sebagai doa, semoga anggun cemerlang seperti VENUS, bersinar (HIKARU dalam bahasa Jepang)  meneladani Ummul Mu’minin Siti AISYAH.

Iklan
%d blogger menyukai ini: