Kata Mereka Menyatukan Zona Waktu Menguntungkan: Benarkah?


T. Djamaluddin

Profesor Riset Astronomi-Astrofisika, LAPAN

Wacana menyatukan zona waktu di Indonesia belum konklusif. Pemerintah masih mengkajinya. Kementerian Ristek pun masih menghimpun berbagai pendapat pakar terkait, salah satunya saya yang diminta sebagai narasumber pada pertemuan 1 Juni 2012. Kemudian Sekretariat Kabinet juga merencanakan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Juni 2012 ini dan saya diminta juga sebagai salah satu narasumbernya.

Di blog saya sudah saya sampaikan pendapat saya:

Zona Tunggal Waktu Indonesia Mempersatukan, Tetapi Berpotensi Menimbulkan Inefisiensi.

Interview Bisnis Indonesia: Penyatuan Zona Waktu Masih Wacana.

Kemudian saya mendapat bahan presentasi dari FGD Ristek 2006 dan KP3EI 2012 yang isinya menyatakan bahwa penyatuan zona waktu Indonesia menjadi GMT+8 akan menguntungkan. Benarkah? Menurut saya, dasar pemikirannya lemah untuk menjadi pijakan kebijakan pemerintah dalam mengubah zona waktu menjadi tunggal GMT+8. Berikut paparannya:

About these ads

9 Tanggapan

  1. Mantabs, i do agree :)

  2. Reblogged this on Naneyan's Blog.

  3. Pembagian zona waktu di Indonsia atas 3 bagian itu sudah ideal.
    Kegiatan manusia banyak bergantung dengan matahari, di sini diistilahkan jam biologis. Allah berfirman :
    Waja’alnaa laila libasa
    Waja’alnan nahaara ma’asya,
    Kami jadikan malam untuk istirahat
    Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan
    Siang-malam ditandai dengan terbit dan tenggelamnya matahari. Wilayah Indonesia yang panjang melintang dari barat ke timur ini tidak efektif jika disatukan zona waktunya, gak manfaat.

  4. Masalahnya gimana menjadikan manusia Indonesia rajin. Ini bisa dilakukan dengan pendidikan yang baik, di mana pun zona waktunya.

  5. keinginan yg menuruti hawa nafsu

  6. Mencari efisiensi/ efektifitas tapi upanya pencariannya sendiri tidak efisien atau efektif. Logika simpel: kalau tiga zona bisa dijadikan satu, mengapa tidak seluruh zona dibuatkan satu waktu saja sehingga tidak perlu repot report beli jam….. beda dong jam biologis (yang sejalan dengan jam natural) dengan jam analog/ digital buatan manusia…..

  7. Cuma 1 jam lebih siang aja gk pengaruh pada produktifitas dan jam biologis atau whatever lah di indonesia timur. buat kami yang di papua lebih enak di satukan. dibanding harus menunggu wib yang 2 jam lebih lambat untuk transaksi bisnis. Jadi saya tidak setuju kalo perubahan ini lebih banyak mudharatnya

    • setuju… saya juga di indonesia timur… yang di indonesia barat, jangan cuma mementingkan diri sendiri… coba tengok kami di timur….

    • @Jayapura, Pernah melakukan transaksi bisnis apa ?…
      Bagaimana detail transaksinya, sampai harus menunggu wib yang 2 jam jadi masalah buat anda ?…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 206 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: