Gerhana Bulan 26 Juni 2010


Bersiap menanti gerhana bulan sebagian pada 26 Juni 2010, malam Ahad. Mulai pukul 17.17 WIB (19.17 WIT) dan berakhir pukul 20.00 WIB (22.00 WIT). Puncak gerhana terjadi pada pukul 18.40 WIB (20.40 WIT). Gerhana hanya 53,7%. Wilayah Timur Indonesia (Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua) berpeluang dapat menyaksikan gerhana secara lengkap. Tetapi di Wilayah Barat Indonesia (Jawa, Sumatera, Kalimantan) umumnya tidak melihat bagian awalnya, karena saat purnama terbit gerhana sudah berlangsung.

Namun ada untungnya juga bagi pengamat di wilayah barat Indonesia. Gerhana di awal malam cukup menarik bagi penggemar astrofotografi, karena foto gerhana bisa disandingkan dengan objek latar depan yang terang. Pengamat di Yogya akan menyandingkannya dengan Prambanan. Di Jakarta bisa dengan Monas. Di Bandung bisa dengan Jembatan Pasupati. Di Palembang dengan Jembatan Ampera. Tinggal atur posisi pengambilan gambarnya agar purnama dan objek latar depan bersanding. Jangan lupa gunakan tripod agar tidak bergoyang.

Bagaimana gerhana terjadi? Gerhana bulan adalah fenomena tergelapinya bulan purnama oleh bayangan bumi. Saat maghrib, matahari berada di ufuk Barat, sementara bulan ada di ufuk Timur. Dalam kondisi biasa, kita melihat bulan purnama. Tetapi pada saat gerhana bulan sebagian, garis hubung matahari-bumi-bulan hampir segaris. Sehingga cahaya matahari yang seharusnya menerangi bulan terhalang oleh bumi. Terjadilah bagian gelap di bulan yang disebut gerhana bulan.

Bagaimana gerhana nanti akan tampak? Gambar di atas ada gambaran perjalanan bulan ke arah Timur (ke bawah) melewati umbra (bayangan bumi). Di lihat dari permukaan bumi yang berotasi, pergerakan ke Timur tersebut terkalahkan oleh kecepatan rotasi bumi yang menyebabkan semua benda langit tampak terbit di Timur dan terbenam di Barat. Akibatnya, kita akan melihat bulan bergerak ke Barat (ke atas dari ufuk Timur). Tentu saja umbra pun bergerak bersama ke Barat, walau tak terlihat. Bulan secara perlahan mendekati bayangan bumi mulai pukul 17.17  WIB (19.17 WIT). Kita akan melihat mula-mula  sisi kiri bawah yang akan tergelapi.

Pada saat puncak gerhana, pukul 18.40 WIB (20.40 WIB), setengah piringan bulan sebelah kiri akan tergelapi.

Gerhana akan berakhir pukul 20.00 WIB (22.00 WIT) dengan mulai hilangnya bayangan gelap dari sisi kiri atas bulan.

Semoga cuaca cerah. Shalat gerhana disarankan sebelum gerhana puncak, sehingga saat gerhana puncak kita berkesempatan untuk menyaksikan prosesnya sambil merenungi sebagian tanda kebesaran Allah tersebut, termasuk mengambil gambarnya.

About these ads

Satu Tanggapan

  1. [...] http://tdjamaluddin.wordpress.com/2010/06/25/gerhana-bulan-26-juni-2010/ Like this:SukaBe the first to like this post. Categories: Antariksa, Penelitian Tag:Bulan, gerhana Komentar (0) Lacak Balik (0) Tinggalkan komentar Lacak balik [...]

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 191 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: